Home Gojek Peraturan Gojek Driver Terbaru 2018

Peraturan Gojek Driver Terbaru 2018

Peraturan Gojek Driver Terbaru

Jika anda amati perkembangan di dunia transportasi umum khususnya di kota Jakarta sangatlah berkembang dengan pesat.

Sebut saja ada busway, KRL, dan ojek online yang kini sukses membuat banyak orang mendapatkan peluang pekerjaan sekaligus masyarakat kita lebih antusias untuk menggunakan transportasi umum yang semakin hari semakin nyaman dan aman.

Adanya berbagai jenis transportasi membuat kita bisa memilih dengan leluasa jenis transportasi apa yang akan kita gunakan untuk mempermudah aktivitas kita setiap harinya termasuk juga adanya kemudahan mendapatkan akses internet.

Hal ini yang kemudian mencetuskan ide adanya transportasi online di mana kita bisa mendapatkan transportasi dengan cara melakukan order secara online.

Peraturan Gojek Driver Terbaru

Saat ini jenis transportasi online ada banyak sekali, kita bisa memilihnya sesuka hati kita dan sesuai dengan budget yang kita miliki pula.

Setiap usaha transportasi online berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin dengan cara selalu membuat pembaruan di dalam aturan khusus pengemudi dan cara melayani penumpang dengan baik.

Kemudian di tahun 2017 ini pihak Gojek telah memberlakukan peraturan Gojek driver terbaru yang telah disesuaikan dengan kondisi terkini dunia transportasi online.Baca Cara Pesan Gojek Pertama Kali

Peraturan dalam Gojek dibuat demi kenyamanan penumpang yang menggunakan jasa transportasi online mengingat mereka memilih ojek online karena diyakini lebih terjangkau biayanya, mudah dan cepat prosesnya sekaligus lebih aman untuk melakukan perjalanan.

Gojek sendiri sudah berhasil merekrut banyak karyawan yang bekerja di lapangan sebagai driver ojek online.

Aktivitas mereka terpantau langsung dari aplikasi yang digunakan Gojek sebagai pengendali dan penghubung antara pihak penumpang dengan driver yang bertugas.

Advertisements

Berikut ini adalah beberapa peraturan terbaru yang diberlakukan untuk Gojek driver yang terbaru.

  • Adanya tombol aktif dan inaktif

Tombol aktif atau inaktif harus selalu diperhatikan para driver Gojek. Tombol aktif harus ditekan untuk memberitahukan pada pihak Gojek bahwa anda siap untuk melakukan layanan Gojek pada pelanggan.

Sedangkan tombol inaktif ditekan jika sedang dalam kondisi beristirahat atau tidak bisa melakukan layanan Gojek pada pelanggan dikarenakan sakit.Baca Cara Pesan Gojek Via SMS

  • Sistem Assignment

Sistem ini diberlakukan demi memberikan order yang adil untuk setiap driver Gojek yang ada. Ada banyak sekali driver Gojek yang ada di Jakarta, tentu akan menjadi sebuah persaingan yang ketat jika order yang datang kemudian ditawarkan secara bebas pada driver yang bertugas.

Maka adanya sistem assignment diharapkan bisa memberikan order yang adil karena sistem ini akan membuat tampilan order yang terlihat dalam aplikasi hanya untuk satu driver saja.

  • Kebijakan tingkat penyelesaian harian

Dan peraturan yang terbaru adalah kebijakan yang dibuat dengan cara menentukan batas rata-rata seorang driver harus menyelesaikan order yang datang kepadanya di hari tersebut.

Jika seorang driver mampu menyelesaikan batas minimal pelayanan order sekitar 70 % dari jumlah order di hari itu maka dia berhak mendapatkan bonus harian.Baca Cara Transaksi Gojek Dengan Go Pay

Namun jika belum mencapai batas minimal penyelesaian harian maka driver masih memiliki waktu hingga malam hari untuk mencapainya. Itulah beberapa  peraturan Gojek driver terbaru.

Advertisements
Load More Related Articles

2 Comments

  1. Alip ujud

    10 November 2017 at 10:51

    Mohon maaf sy sejak awal meneliti cara kerja yg berbasis onle baik gojek grab mao pun uber
    Sistim yg di canangkan dr pihak penyelenggara
    Banyak kelemahannya
    Sehinga yg muncul sistim berat sebelah bukan sistim mitra (kawan)
    Sy kasih contoh dr beberapa kasus di jln atau lapangan
    1yg di namakan orderan fiktif itu tidaklah sesuai apa yg ada di lapangan
    Karena sistim hanya mengambil poinnya saja
    Tidak mao menyusuri akar permasalahannya kan sistim lebih cangih dr hukum klu kita lihat cara kerjanya tampa mengacu hukum sebab akibatnya langsung dapat sangsi alis (suspen)
    Klu kita lihat pembelaan yg di berikan dari pihak penyelenggara terhadap drever yg di beri nama banding itu tidak memberi manpaat samasekali toh suspend tetep di jatukan terhadap driver yg bersangkutan
    Terhitung satu suspend dan dalam kebijakan
    3x suspend putus mitra
    2 masalah costomer apa pun yg di lakukan kostomer terhadap dirver dari pihak penyelenggara di anggab sah tidak terlepas dr salah benarnya costomer akibat yg di lakukan costomer drever yg menanggung akibatnya
    Seperti salah satu contoh dari banyak yg di lakukan oleh costomer tersebut
    Cortomer order langsung di batalkan dari pembatalan tersebut drever yg menanggunya
    Dengan sangsi porma persen turun kalau dalam satu hari ada 5 costomer seperti itu berapa sisa persen yg tertinggal sementara dr pihak penyelenggara menetapkan 60 persen
    Belum lagi yg lainnya masih banyak untuk di sebutkan satu persatu tapi yg terjadi di lapangan itulah yg di hadapi drever
    Jd kesannya bekerja ada rasa kekawatira ketakutan dan sbbnya ini semua yg terjadi dari kelemahan suatu aturan yg di bakukan menjadi suatu sistim yg mengikat bebas tapi tidak lepas
    Terus sy pernah buka di internet dari sekian driver kususnya go jek
    Ada 700ribu yg melakukan orderan piktif
    Klu kita kaji melebihi ambang batas ke wajaran
    Seperti contoh
    Dalam satu kelas muridnya 40 orang yg naik kelas cuman 3orang dari 40 murid
    Yg di pertanyakan apa muridnya yg salah apa gurunya yg perlu di pertanyakan
    Masa halnya dengan sistim angkutan berbasis onle apa drivernya yg bermasalah atau cara kerja sistim yg ada kelemahannya
    Dalam hal ini sy hanya mao memberi masukan untuk masa yg akan datang
    Klu yg namanya MITTRA itu kawan
    Klu kawan tidak mungkin menyakiti kawan
    Karena pada hakekatnya kawan saling nasehat menadehati sesuai dalam al quran watawasaubil kah watawasaubilsaab
    Amin semoga bermanpaat

  2. Tanijar

    14 Desember 2017 at 00:37

    BENAR SEKALI PERNYATAAN ALIP UJUD 10NOV2017,SAYA MERASAKAN NYA DI 2 OJOL, DARI SCREEN SHOOT, TEKAN MULAI(GRAB)DAPAT OPIK LANGSUNG TELP CS PUN NGGAK GUNA.YG INI GOJEK boleh dikitlah (histori.,finance)tp SUMPAH MATI KENA SUSPEN JUGA 2X.ANE PIKIR SAMA AJE AWAL KENA KORBAN OPIK TERGANGGU, ANE YG KENA SUSPEN. YA UDA “TUHAN TAK TIDUR DI ALAM MANAPUN”Arti nya :Niat,Pertimbangan/kebijakan,Progress.Semua ada efek nya KOQ. Males nggak ADA WIN WIN SOLUSI PINDAHHH.yg tak Sepaham boleh koQ bekicau,nggak ada efek buat saya dan tak ADA LARANGAN SLAMA ITU BENAR.

Tinggalkan Balasan